Gotong Royong Bangun Pipanisasi Air Bersih
Warga Dukuh Taring, Desa Wonodoyo, Cepogo, Boyolali, dapat bernapas lega. Impian mereka untuk mendapatkan akses air bersih kini selangkah lebih dekat setelah dilakukannya kegiatan pipanisasi di desa mereka. Pipanisasi ini diinisiasi Palang Merah Indonesia (PMI) Boyolali bersama dengan mitra Sahabat Muslim Boyolali, Dekap Boyolali, dan tentunya partisipasi aktif masyarakat setempat.
"Pipanisasi ini merupakan jawaban atas kesulitan panjang yang dialami kami dalam mendapatkan air bersih," kata Agus prihatin, tokoh pemuda Dukuh Taring Wonodoyo.
Ditambahkan Agus, masyarakat sebelumnya pernah membuat sumur dalam dengan biaya besar, namun usaha tersebut gagal.
Kegiatan ini diawali setelah PMI Boyolali menemukan sumber air di lereng Gunung Merapi sekitar dua bulan lalu. Saat itu, PMI Boyolali segera melakukan kajian dan pemetaan untuk memastikan debit air mencukupi kebutuhan warga.
"Jarak antara sumber air dan pemukiman penduduk mencapai 8 kilometer ke arah puncak Gunung Merapi," kata Teguh Widodo, Staf Kasi Pelayanan dan Jasa PMI Kabupaten Boyolali.
Saat melakukan pipanisasi, PMI tidak sendiri. Lebih dari 200 warga bahu membahu memasang pipa yang akan mengalirkan air bersih ke Dukuh Taring. PMI Boyolali menyediakan tim pemetaan untuk menghitung kebutuhan pipa, menentukan titik koordinat pemasangan sling baja agar pipa aman dari longsoran tebing, serta menyiapkan dokumen perizinan ke Balai Taman Nasional Merapi.
"Kami bekerja sama dengan tokoh masyarakat dan pemuda di sana untuk melakukan Tracking jalur pipa bersama Tim Pemetaan Kami di PMI Kab Boyolali sebelum pemasangan pipa yang akan mengalirkan air bersih ke wilayah yang selama ini mengalami kesulitan akses air," Tambah dari Humas PMI Kab Boyolali.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kekuatan gotong royong dalam mengatasi kesulitan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Komentar